Apel Kesiapan PAM TPS Dalam Pemilu 2019 Polsek Lemahabang

POLRES KARAWANG – Pelaksanaan kegiatan Apel kesiapan Pam Pemilu TH 2019 di wilayah Kecamatan Lemahabang, Selasa tanggal 16 April 2019 jam 08.00 wib s/d 09.00 wib, Apel kesiapan Pam TPS POLRI dalam Pemilu TH 2019 di Wilayah Kecamatan Lemahabang tersebut  dipimpin oleh Kapolsek Lemahabang Iptu Supriatno, SH.

Hadir dalam kegiatan Kapolsek Lemahabang. Para Kanit dan Kasium. 20 Personel Gabungan sesuai dengan Surat Perintah terdiri dari 9 Personel Polsek Lemahabang + 11 Personel BKO Polres Karawang.

Dalam Apel Kesiapan Pengamanan Pemilu TH 2019 Kapolsek selaku Padal Memberikan Arahan Tekhnis Pengamanan di TPS sebagai berikut Memberikan NO. HP. Operator penerima laporan hasil PIlpres DI POLDA DAN DI POLRES, kepada para perugas PAM TPS, Memberikan format / data pelaporan kepada para PETUGAS PAM TPS.

Selanjutnya Memberikan / membagikan 2 buah pamflet kepada PETUGAS PAM TPS UNTUK DITEMPEL ATAU DIPASANG DI TIAP-TIAP TPS yaitu Pamflet yang berisikan PASAL 46 PKPU NO. 9 TAHUN 2019 Pada Pasal 46 Ayat (1) huruf b PKPU Nomor 9 Tahun 2019, pemilih yang diperbolehkan untuk mencoblos setelah pukul 13.00 ialah pemilih yang sedang menunggu giliran untuk memberikan suara dan telah dicatat kehadirannya.

Pamflet yang berisikan PASAL 510, PASAL 511, PASAL 531 UU NO. 7 TAHUN 2017.
Pasal 510 UU No. 7 TH 2017 “Setiap orang yang dengan sengaja menyebabkan orang lain kehilangan hak pilihnya dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan denda paling banyak Rp.24.000.000,00.- (dua puluh empat juta rupiah).
Pasal 511 UU No. 7 Tahun 2017
Setiap orang yang dengan kekerasan, dengan ancaman kekerasan, atau dengan menggunakan kekuasaan yang ada padanya pada saat pendaftaran Pemilih menghalangi seseorang untuk terdaftar sebagai Pemilih dalam Pemilu menurut Undang-Undang ini dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp.36.000.000,00.- (tiga puluh enam juta rupiah).
Pasal 531 UU No. 7 Tahun 2017
Setiap orang yang dengan sengaja menggunakan kekerasan, dan/atau menghalangi seseorang yang akan melakukan haknya untuk memilih, melakukan kegiatan yang menimbulkan gangguan ketertiban dan ketenteraman pelaksanaan pemungutan suara, atau menggagalkan pemungutan suara dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan denda paling banyak Rp24.000.000,00 (dua puluh empat juta rupiah).

Juga Memberikan pemahaman kepada petugas PAM TPS tentang Tugas – Tugasnya dan Kebijakan Pimpinan serta memeriksa kelengkapan para Petugas Pam TPS berupa Tongkat, Buku Saku, SOP Pam TPS, Dll. dan terakhir Mengecek petugas Pam TPS terhadap lingkungan, antara lain :
Pengenalan terhadap KPPS , LINMAS, TOGA, TODA, BHABINKAMTIBMAS, BABINSA, PENGAWAS TPS, PPK, PANWASCAM.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *