POLRES KARAWANG

Dialog Langsung Kasat Polair Polres Karawang Kepada Para Nelayan

Tribratanews Karawang – Nelayan adalah istilah bagi orang-orang yang sehari-harinya bekerja menangkap ikan atau biota laut lainnya yang hidup di dasar, kolom maupun permukaan perairan. Perairan yang menjadi daerah aktivitas nelayan ini dapat merupakan perairan tawar, payau maupun laut.

6efc1ac7-c51b-4f76-a381-5a304112b334

Kasat Polair Polres Karawang lakukan giat sosialisasi terhadap pemilik kapal pursine pada hari kamis tanggal 12 Januari 2017, sekira jam 08 00  Wib kegiatan tersebut dilaksanakan di rumah Saudara  JOKI di kampung pulo mulya Desa Ciparagejaya Kec. Tempuran Kab. Karawang.

Kegiatan tersebut di hadiri oleh kasat Polair AKP Zulkifli Sitorus, SH dan 5 orang personil Sat Polair, Dan Pal Polair Ciparage Jaya beserta 4 orang personil, Ka UPTD Pelayaran dan Pelabuhan Kab. Karawang beserta 2 orang staff dan para pemilik  kapal pursine
( teri ) yang ada di Desa. Ciparage Jaya sebanyak  12 orang.

d83bc848-963c-45c7-ad88-9c9fc0dd5807

Dalam kegiatan sosialisasi ini Kasat Polair Polres Karawang AKP Zulkifli Sitorus, SH menghimbau  agar pemilik kapal melengkapi dokumen kapal seperti  pas kecil/besar, sipi, siup sib, slo,  agar alat tangkap ikan teri di sesuai dengan dokumen yang ada dan harus  ramah lingkungan,  agar tidak menggunakan alat tangkap ikan teri pursine polga dan yang tidak ramah lingkungan, untuk areal penangkapan ikan diatas 4 mile dari bibir pantai, sehingga tidak mengganggu areal nelayan kecil serta saling tenggang rasa antar sesama nelayan, terutama kepada nelayan kecil.

Sedangkan arahan dari Ka UPTD Pelabuhan dan Pelayaran Kab. Karawang selalu siap untuk membantu dan melayani pembuatan pas kecil/ besar dan dokumen lainnya dan  para nelayan yang menggunakan pas besar, agar dilengkapi dengan surat ijin berlayar dan kami dari pihak UPTD siap untuk membatu pembuatannya.

Untuk pemilik perahu yang diberikanpula sosialisasi menyarankan agar   pemilik perahu dengan alat tangkap ikan teri, diberikan solusi untuk menggunakan alat tangkap ikan teri yg ramah lingkungan dan sesuai aturan, pemilik kapal selama ini alat tangkap yang digunakan tidak merusak lingkungan, karena pursine yang kami gunakan hanya dimodivikasi dan itu msh kategori pursin bukan waring, sedangkan mengenai areal penangkapan kami melakukan penangkapan tidak mengganggu nelayan kecil ataupun nelayan lainnya serta selama ini kami tidak ada permasalahan dengan nelayan kecil atau nelayan lain dalam hal menangkap ikan baik masyarakat ciparage atau masyarakat sekitarnya termasuk alat tangkap yang digunakan.

Dari hasil sosialisasi serta dialog langsung kepada pemilik kapal didapat kesepakatan untuk para pemilik kapal pursine tidak melaut, menunggu musyawarah dengan KUD, Desa, Dinas perikanan dan instasi terkait lainnya dalam 1 atau 2 hari kedepan. Yang kedua para pemilik kapal siap untuk mengganti alat tangkap ikan ( pursine ) apabila alat tangkap tersebut dilarang dan dengan  catatan pemerintah mencari solusi untuk penggantinya, Ujar Kasat Polair Polres Karawang Ajun Komisaris Polisi Zulkifli Sitorus, SH “.

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

POLRES KARAWANG 2021