POLRES KARAWANG

Nyaris Terbakar Gara Gara Obat Nyamuk

nyaris terbakar gara gara obat nyamuk

Gara-gara obat nyamuk, hampir seisi rumah di Dusun Krajan RT 12/04 Desa Kampungsawah, Kecamatan Jayakerta, Senin (7/9), hangus terbakar.Namun nasib mujur masih menimpa Naimin (65), yang sedang terbaring sakit. Meski sempat terbakar, nyawanya masih bisa diselamatkan. Setelah berhasil diselamatkan dari kobaran api, ia dilarikan ke RS Proklamasi akibat mengalami luka bakar di seluruh tubuhnya.Menurut ketarangan saksi mata, Sawi (38), saat kebakaran terjadi, ia tengah mengasuh putrinya di halaman rumah.

Namun tiba-tiba mendengar suara ledakan keras yang berasal dari dalam rumah korban. Karena penasaran, Sawi langsung melihat rumah korban yang letaknya tidak jauh dari tempatnya mengasuh.Namun, warga Dusun Krajan RT 12/04 ini kaget melihat api yang sudah membakar setengah rumah. Ia lantas mendobrak pintu untuk menolong Naimin yang diketahuinya sedang sakit dan hanya terbaring di atas kasur.”Awalnya saya denger dulu ledakan keras tuh, karena penasaran saya langsung cari tahu dari mana asal ledakan itu. Setelah diketahui ternyata ledakan itu berasal dari rumah pak Naimin, saya langsung dobrak saja pintunya karena saya tahu di dalam rumah itu ada yang sedang sakit,” katanya.

Setelah berhasil menyelamatkan kakek tua itu, ia berlari dan meminta tolong warga lainnya karena posisi rumah memang jauh dari pemukiman warga lainnya. “Yang saya pikirkan saat itu hanya pak Naimin, karena saya tahu dia sedang sakit dan tidak bisa berjalan.

Setelah berhasil dibawa keluar baru saya teriak minta tolong dan berlari menghampiri warga lainnya meminta bantuan,” jelasnya.Belakangan baru diketahui, kebakaran diduga berasal dari obat nyamuk yang membakar kabel listrik, sehingga terjadi ledakan dan membakar separuh rumah. “Yang saya tahu pak Naimin selalu memakai obat nyamuk, tapi gak tahu juga sih.

Yang pasti ledakan itu berasal dari tivinya yang tepat berada di dalam rumah,” imbuh Sawi.Insiden yang terjadi pukul sepuluh pagi itu mulai berhenti dalam waktu setengah jam, berkat pertolongan warga yang berdatangan membantu meredam kobaran api dengan menggunakan alat seadanya. Mereka menggunakan air dari comberan. Tidak ada sama sekali mobil pemadam kebakaran yang datang membantu.

Padahal di Dengklok sudah ditempatkan mobil pemadam kebakaran. Sampai sekitar jam dua siang, anggota kepolisian pun tidak ada yang datang. Akibat insiden ini, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Salah seorang petugas RS Proklamasi, Wawan Gunawan mengatakan, korban diantarkan desa sekitar pukul 12 siang. Diketahui, Korban bernama Naimin yang mengalami luka bakar di sekujur tubuh. “Sampai hari ini korban sedang mendapatkan penanganan dari rumah sakit, karena luka yang dialaminya cukup serius. Apalagi melihat kondisi korban sebelumnya sakit,” pungkasnya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

POLRES KARAWANG 2021