google-site-verification: googleb33d40e39d01e567.html

Penyuluhan Knalpot Bising Terhadap Siswa-Siswi SMK Texmaco

Polres Karawang – Maraknya kendaraan berknalpot bising di wilayah Kabupaten Karawang semakin meresahkan masyarakat. Sebagian warga, mengeluh dengan semakin maraknya penggunaan knalpot racing karena sangat mengganggu pendengaran. Sebagian pengguna knalpot bising itu adalah kalangan anak muda dan pelajar yang setiap hari menggunakan sepeda motor ke sekolah.

Kapolres Karawang AKBP Andi Herindra S.I.K  melalui Kapolsek Purwasari, IPDA Muhamad Sulton SH mengatakan, pihakya giat memberikan penyuluhan dan pembinaan tentang wajibnya penggunaan helm dan larangan penggunaan knalpot bising atau racing.

“Saat ini kita telah melakukan himbauan langsung ke setiap sekolah, jika hal itu tidak membuat jera, kita akan menggelar razia knalpot bising baik di jalanan maupun sekolah-sekolah,” kata Kapolsek seusai memberikan penyuluhan di SMK Texmaco Purwasari Kabupaten Karawang, Senin (5/12/2016).

Menurut Kapolsek penggunaan knalpot bising/racing pada sepeda motor jelas dilarang, karena sesuai dengan Undang-Undang No 22 Tahun 2009, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Pasal 285 ayat 1 tentang Sepeda Motor yang Tidak Memenuhi Persyaratan Teknis dan Laik Jalan.

Lalu, pasal 48 ayat 3 huruf b tentang Kebisingan Suara (knalpot). Dengan ancaman pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp.250 ribu.

“Maka dari itu, kami mengimbau kepada semua warga dan pelajar khususnya agar tidak menggunakan knalpot bising tapi gunakanlah knalpot standar asli pabrik. Ini untuk menjaga ketertiban lalu lintas dan kondusifitas,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *