PENGADUAN OFFLINE
SELAMAT DATANG

Mohon Maaf Kami sedang Offline Tinggalkan Pesan & Kontak Anda agar Kami bisa menghubungi Anda

Layanan ON Pada Hari Kerja

Nama Anda
Email Anda
Pertanyaan

Polres Karawang Lakukan Giat Press Release Atas Pengungkapan Kasus Pembunuhan Seorang Janda Pemilik Warung Kopi – POLRES KARAWANG
Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.

Polres Karawang Lakukan Giat Press Release Atas Pengungkapan Kasus Pembunuhan Seorang Janda Pemilik Warung Kopi

Polres Karawang – Seorang Pedagang Cimol berinisial S (39) ditetapkan sebagai tersangka atas perbuatan yang ia lakukan yaitu membunuh seorang Janda pemilik warung kopi, bernama Omah (43) warga Dusun Sembang RT 02/05 Desa Belendung Kecamatan Klari dua bulan yang lalu tepatnya hari Kamis 24/08/2017 pukul 14.00 wib.

Hal tersebut sesuai dengan Laporan Polisi Nomor : LP/B-1862/VIII/2017/Jabar/Res Krw/ Sek Klari, tanggal 24 Agustus 2017 tentang terjadinya peristiwa pembunuhan atau penganiayaan yang mengakibatkan orban meninggal dunia.

Atas terungkap dan tertangkapnya pelaku  tersebut,  Polres Karawang pada hari Selasa siang (24/10/2017) melaksanakan giat Press Release kronologis keberhasilan Satuan Resere Kriminal dalam mengungkap peristiwa tewasnya seorang janda tersebut.

Press Release dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Maradona Armin Masppaseng S.H., S.I.K. didampingi oleh KBO Reskrim Iptu Gunarta S.H serta Kanit Jatanras Ipda Bobby Bimantara S.Trk yang dilaksanakan Lobby Mapolres Karawang.

“Sesuai keterangan tersangka bahwa ia melakukan penganiayaan hingga korban meninggal dunia disebabkan karena tersangka merasa tersinggung setelah dicela dan dimaki oleh korban dengan kata-kata kasar” kata Kasat Reskrim dalam keterangannya.

Masih kata Kasat, “Awalnya korban menawarkan atau mengajak hubungan intim kepada tersangka dengan tarif yang sudah mereka sepakati bersama, namun ketika selesai berhubungan intim tersangka tidak memberikan uang bayaran kepada korban sesuai kesepakatan awal sehingga korban mencela dan memaki tersangka dengan kata-kata kasar” ujar Kasat.

Merasa tersinggung, Tersangka spontan langsung memukul kepala korban dengan menggunakan sebuah kapak dan sebuah Batu bata hingga korban meninggal dunia di Tkp.

Berkat keuletan dalam olah TKP yang dilakukan secara bersama-sama antara Unit Inavis dengan Unit Jatanras Sat Reskrim serta kejelian dalam pemeriksaan saksi-saksi akhirnya tersangka S seorang pedagang Cimol tersebut berhasil ditangkap dua bulan kemudian setelah kejadian.

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa satu buah handphone milik korban yang diambil tersangka saat kejadian serta satu unit sepeda ontel sedangkan dari dari Tkp Polisi berhasilmenyita barang bukti berupa Sebuah kapak, satu buah batu bata, satu lembar Karpet plastik yang terdapat bercak darah korban dan sepotong handuk kecil.

Atas perbuatannya tersangka akan dikenai dengan pasal berlapis yaitu dijerat dengan Pasal 351 ayat (3) KUHPidana ancaman hukuman maximal 7 tahun penjara dan atau Pasal 365 ayat (3) KUHPidana dengan ancaman hukuman maximal 15 tahun penjara dan atau Pasal 338 KUHPidana ancaman hukuman maximal 15 tahun serta Pasal 339 KUHPidana dengan ancaman hukuman maximal 20 tahun atau kurungan penjara seumur hidup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *