Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.

Polres Karawang Lakukan Rekonstruksi Korban Pembacokan di Gor

Polres Karawang – Polres Karawang gelar pra rekontruksi kasus penganiayaan yang menewaskan Feri, pemuda asal Rawamerta Karawang, Jumat (22/6/2018), di GOR Panatayudha.┬áDi kegiatan ini Hadir 12 saksi, dan rekonstruksi dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP.Maradona Armin Mapaseng S.I.K.

Kegiatan ini dilakukan oleh Pelaku yg berinisal Y (17 thn) dengan didampingi Kasat Reskrim, Kanit PPA dan Kanit Jatanras.

Awal mula kejadian adalah Korban dan saksi kumpul di Taman Segitiga Gor Panatayudha dekat gedung Veteran sekira pukul 02.00 WIB.
Sebelum kejadian, korban dan teman temannya nongkrong sambil minum miras.
Saat itu pelaku datang melintas kerumunan korban, sambil menyeret sajam jenis gergaji es berkendara sepeda motor. Pelaku Y saat itu tengah membonceng sepeda motor yang dikemudikan temannya.

Pelaku terus Bolak balik sampai tiga kali sembari menyeret gergaji es. Pelaku sambil nantangin dan meneriakan “hayu an***g” Kata seorang saksi.

Pelaku sempat membacok plat nomor korban yang terparkir di sekitaran taman. Pelaku pun turun dan mendatangi kerumunan korban namun tak diindahkan. Bahkan korban dan kawan-kawannya memilih pergi meninggalkan Taman Segitiga menuju parkiran Gor Panatayudha.

Ketika pindah ke lokasi kedua (GOR Panatayudha), pelaku datang bertiga menuju kerumunan korban di parkiran samping kiri Gor, salah satu saksi nyaris terlibat tawuran dengan pelaku.

Pelaku Y, datang berdua dengan DK (DPO) ke titik perkelahian antara ND dan Subani. Y kemudian turun dari motor dan menyabetkan gergaji es ke perut Subani (korban).

Pelaku Y kemudian membacok kembali korban Ahmad yang berada tak jauh dari TKP tempat Subani dibacok. Ahmad Lomri, korban kedua terkena bacokan dibagian punggung sebelah kanan.

Setelah itu,Y berlanjut membacok Feri dari arah samping belakang bagian kiri, hingga mengenai leher sebelah kiri korban. Usai melakukan perbuatannya pelaku kembali ke kampungnya.

“Pelakupun kami tangkap pada Rabu malam (20/6/2018) di tempat tongkrongannya. Dan Pelaku dijerat pasal 351 ayat (3) KUHP dengan hukuman 7 tahun penjara,” terang Kasat Reskrim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *