Di Situs Budaya Makam Syekh Quro, Polsek Lemahabang Polres Karawang Sosialisasi Cegah Penyalahgunaan Obat Terlarang

Di Situs Budaya Makam Syekh Quro, Polsek Lemahabang Polres Karawang Sosialisasi Cegah Penyalahgunaan Obat Terlarang

WhatsApp Image 2023-08-21 at 11.06.12 AM

Dok.Foto/Humas Polres Karawang

KARAWANG, JABAR – Situs Budaya Makam Syekh Quro, merupakan tujuan wisata religi, yang berlokasi di Desa Pulokalapa Kecamatan Lemahabang Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Agar menghindari beredar dan penyalahgunaan obat terlarang Tramadol dan Eksimer, Polsek Lemahabang Polres Karawang Polda Jabar, melalui Aipda Budi Mulyadi, melaksanakan patroli di Situs Budaya Makam Syekh Quro, pada Minggu (20/8) malam.

Saat di lokasi Situs Budaya Makam Syekh Quro, Polisi, selain melaksanakan patroli, juga mengajak kepada petugas jaga, untuk sama-sama mencegah terjadinya peredaran dan penyalahgunaan obat terlarang.

“Di Situs Budaya Makam Syekh Quro, setiap hari ramai dikunjungi oleh peziarah. Sehingga menjadi titik rawan terjadinya peredaran dan penyalahgunaan obat terlarang Tramadol dan Eksimer,” ujar, Kapolsek Lemahabang Iptu Gulipar, S.H., mewakili Kapolres Karawang AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.H., S.I.K., M.Si.

Dijelaskan Gulipar, bahwa Tramadol dan Eksimer termasuk ke dalam obat terlarang, karena memiliki efek samping yang sangat berbahaya ketika disalahgunakan.

“Tramadol adalah obat penghilang rasa sakit opioid resep untuk nyeri sedang. Sedangkan Excimer adalah obat yang biasanya digunakan untuk mengobati gejala-gejala skizofrenia, kecemasan, kejang, dan agitasi. Biasanya digunakan untuk mengobati orang dengan gangguan jiwa berat. Jadi faktor penyebab penyalahgunaan, salah satunya yakni kondisi sosial yang paling dekat dengan siswa adalah pendidikan dan lingkungan pergaulan,” terangnya.

Dikatakan, Gulipar, penyalahgunaan obat ini dapat menyebabkan kecanduan, overdosis, bahkan kematian, terutama pada anak atau orang lain yang menggunakan obat tanpa resep dokter.

“Jadi, Pemdes Pulokalapa dan petugas jaga Situs Budaya Makam Syekh Quro, harus ikut bantu memantau peredaran obat terlarang tersebut. angan sampai disalahgunakan oleh anak muda generasi penerus bangsa. Perhatikan pergaulan anak kita, jangan sampai terjerumus dan mengonsumsi obat terlarang Tramadol, Eksimer, dan yang lainnya,” ujarnya.

Gulipar, mengimbau, agar Pemdes memberikan edukasi kepada masayarakatnya tentang bahaya penyalahgunaan obat terlarang tersebut.

“Setiap rapat minggon desa, atau setiap ketua RT, harus diberikan edukasi agar menyampaikan kepada warganya masing-masing, tentang bahaya bahaya penyalahgunaan obat terlarang. Jika ada oknum pengedar obat terlarang, segera hubungi pihak Polri, agar kita tindak oknum tersebut,” imbaunya.

Selain itu, Gulipar, tetap mengimbau agar warga terus menjaga kondisi Kamtibmas, dan juga berpesan kepada masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan guna antisipasi terjadinya tindak kejahatan C3.

“Kami berharap masyarakat agar jangan mudah terprovokasi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, yang tujuannya akan memecah belah warga. Jangan terbawa paham radikalisme dan bersama-sama menjaga Kamtibmas,” tuturnya.

Dirinya memastikan, bahwa pihak Polsek Lemahabang Polres Karawang Polda Jabar, senantiasa hadir di tengah masyarakat.

“Kami hadir di tengah masyarakat untuk membantu masyarakat, baik dalam menciptakan Kamtibmas, giat kemanusiaan, gotong royong, bakti sosial, kerja bakti dan giat lainnya di lingkungan masyarakat,” jelasnya.

Diketahui, Polsek Lemahabang Polres Karawang Polda Jabar, terus berkomitmen untuk mewujudkan program Polres Karawang CAKEP (Cekatan, Adaptif, Kolaboratif, Empati, Presisi) serta program Quick Wins Presisi. (red)

Polres Karawang_AKBP Wirdhanto Hadicaksono.