POLRES KARAWANG

Kapolsek Telukjambe Barat Hadiri Acara Rapat Dengan PT. Pertiwi Lestari

Teluk Jambe Barat – Pada hari Kamis tanggal 06 Juli 2017 pukul 13.20 wib s/d 14.30 Wib diruang Rapat Asda I Pemerintahan Kab Karawang, telah dilaksanakan rapat dalam rangka membahas penutupan akses jalan oleh PT. Pertiwi Lestari di ruang rapat Asda Pemda Kab. Karawang yang dipimpin Asda I H. Syamsuri diikuti kl 35 orang peserta rapat.

Kegiatan tersebut di hadiri oleh, Anggota DPR RI Komisi 2 / Ketua DPC LVRI Kab. Karawang Drs. Dadang S. Muctar, LVRI Kolonel Pol Purn Sdr. Soegito, Wakil Ketua LVRI Jabar Brigjen TNI Purn Wawan Ridwan, Kasat Pol PP Sdr. Asip Suhendar, Camat Telukjambe Barat Sdr Maman Suryaman, Kabag Ops Polres Karawang Kompol Purbo Prasetyo, Kasat Intelkam Polres Karawang AKP Rezky Samsudin S, S.Ip, Kapolsek Telukjambe Barat IPTU Hasanudin Bahar, Kanit V Sat Intelkam Polres Karawang IPDA Didin Salnuryadin, Ade Sudiar (Sekda Bag Tapam), Andi M (Sekda Bag PLHN), Asep Suryana (DPMPT-SP Pemda Kab. Karawang), Wawan Rahardian (Sekretaris DPMPTS), Dadang Taufik ( Sat Pol PP Kab. Karawang ), Basuki Rahma (-Sat Pol PP), Wahyu (Sat Pol PP), Bayu (Pt Pertiwi Lestari), Tera (Pt Pertiwi Lestari), Budi (Pt Pertiwi Lestari), Rt Sodik (Warga/LVRI), Rahmat alias Pak kumis (Warga/LVRI), M. Dawi (Warga/LVRI), Wakil Enting (Warga /LVRI) dan Ade Gepeng (warga/ LVRI)

Dalam rapat tersebut Dadang S. Muctar menyampaikan Kasus ini sudah lama bahwa negara memberikan pengharaagan kepada Veteran LVRI mengenai tanah Ex Tegalwaru landon mendapat SK dari Gubernur Jabar pada tahun 1970 dan SK dari Mendagri pada tahun 1974, Bahwa tanah itu dijual kepada Liemsuilioyong dari HGU di rubah menjadi HGB merubah peta bidang diploting langsung dibatas meja sehingga 3 sertifikat HGB, Kemudian PT. PL tidak menelantarkan tanah yang pada saat itu menjadi tanah terlantar sehingga oleh pihak antoni salim baru mengurus surat surat.

Dadang S. Muctar juga Meminta bantuan kepada Gubernur Jabar terkait SK Kemudian Gubernur membentuk Team Verifikasi. Lanjutnya”Pihak LVRI meminta tolong kepada saya selaku perwakilan Rakyat Purwasuka untuk menyelesaikan masalah tersebut, IMB komitmen di Desa Margamulya bukan di Margakaya, Bongkar pagar akses jalan demi kepentingan rakyat, dan Pagar yang tidak sesuai dengan IMB untuk diberikan waktu agar di bongkar tidak perlu takut di TUN kan oleh PT. PL.”

 

Selama kegiatan berlangsung masih berjalan dengan tetib.

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

POLRES KARAWANG 2021