POLRES KARAWANG

Penanaman Padi Serentak di Kabupaten Karawang MT April-September

 

Tribratanewskarawang.com – Pada hari Selasa tanggal 25 April 2017 Pkl 08.00 Wib s.d 11.30 wib bertempat di Dsn. Krajan I Rt/Rw 02/01 Desa Kalijati Kec. Jatisari Kab. Karawang telah dilaksanakan giat Pencanangan Percepatan Gerakan Tanam Padi Serentak MT. April – September 2017 di Kab. Karawang dan hadiri -+ 300 orang.

dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Kab. Karawang Ibu dr. CELLICA NURRA HADIANA, Aster Kasdam III/Siliwangi Kolonel Inf DIAN HARDIANA, Ketua Upsus Prov. Jabar Ibu Ir. BANUN HARPINI, Kasubdit tanaman pangan Kementan RI Ibu Ir. TUTI. M.P, Kadivre Prov. Jabar Bpk. ABDUL MUIS, Kasrem 063/SGJ Letkol Arm WAHYU WIDODO, S.Sos, Ketua DPRD Karawang Bpk. H. TOTO SURIPTO, Dandim 0604/Karawang Letkol Arm AYI YOSA, S.Sos MM, Kapolres Karawang AKBP ANDI HERINDA, S.Ik, Kadistan Karawang Bpk. Ir. HANAFI.
k. Kapolsek Jatisari Kompol BAMBANG ISWANTO, SH, Para Danramil beserta Babinsa, Kades Kaljati, Bhabinkamtibmas dan Gapoktan Subur tani Desa Kalijati (Ketua Bpk. H. IMRON), Kelompok tani se Kec. Jatisari dan Cilamaya, serta dihadiri oleh Masyarakat Jatisari.

Adapun Sambutan Dandim 0604/Karawang Letkol Arm AYI YOSA, S.Sos MM. adalah “Giat Tanam Serempak bertujuan mengurangi hama untuk meningkatkan hasil panen, Luas tanam di Desa Kalijati ini 443 Ha dan telah kita lakukan tanam serentak 150 Ha, Selain di Desa Kalijati juga di lakukan tanam serempak di desa Belendung seluas 15 Ha, 36 dan 10 Ha, di Telagasari dan di Majalaya 10 Ha, 95.906 Ha target tanam yang dibebankan kpd kami 95.406 Ha pencapaian 6.777 Ha 7,1% utk masa tanam April September, Kami perintahkan kepada Danramil dan Babinsa untuk mensukseskan ketahanan pangan di Karawang. Saya menghimbau nama besar Karawang sebagai lumbung padi Indonesia sdh terkenal, mari kita sama sama saling bahu membahu utk menciptakan ketahanan pangan di Karawang, Target Sergap masih jauh dari target, saya menghimbau kpd poktani utk menjual hasilnya kpd Bulog, ini utk mensukseskan program ketahanan pangan, dan kpd Subdivre Karawang mohon utk menyerap hasil dari para petani serta Mari kita sama sama, bulatkan tekad, sukses kan swasembada pangan ini.”

Sambutan Bupati Karawang Ibu dr. CELLICA NURRA HADIANA.
” 97.000 Ha lahan teknis menjadi perhatian pusat thd ketahanan pangan, karawang mengeluarkan 3 peraturan daerah :
1. Peraturan daerah tata ruang wilayah.
2. Peraturan ttg LP 2B ttg lahan pangan pertanian berkelanjutan, yg sebagian besar di miliki oleh masyarakat di luar Karawang.
3. Peraturan ttg kesejahteraan petani, masih kami bahas di DPRD, ini perhatian kami kpd para petani Karawang.
Bpk Presiden menaruhkan harapan penting kepada Kab. Karawang utk ketahanan pangan.
4. 1,5 juta ton mengalami penurunan hasil pertanian dari Karawang, tapi yakin Karawang ttp yg terbaik, Karawang sangat besar sumbangsih kpd ketahanan pangan dan menjadi kota lumbung padi. Begitu hebat nya para Petani, Susah nya menanam Padi, banyak anak Petani yg tdk mau jadi petani, tujuan kami menjamin para petani, Negara kita akan kuat apabila ketahanan pangan tercapai. Komitmen kami di Pemkab dan DPRD tetap memperhatikan para Petani di Karawang.

Dilanjut sambutan Aster Kasdam III/Siliwangi Kolonel Inf DIAN HARDIANA
“Saat ini kita mengalami kelangkaan Petani, dan saat ini para Petani usianya berada di atas 50 tahun. Kita tdk bisa menepis keadaan yg ada bahwa generasi muda memilih bekerja di perusahaan, oleh karena nya Pemerintah hadir utk menciptakan ketahanan pangan.
Badan pangan dunia menyebutkan ada beberapa negara yg mengalami krisis kerawanan pangan, karena munculnya perang, dan bencana. Dan di Indonesia tdk ada perang dan bencana, alangkah sayangnya jika kita tdk bisa, dan alhamdulillah berkat kerjasama kita bisa Swasembada Pangan.
Mari kita bersemangat dan bahu membahu menciptakan ketahanan pangan di Jawa barat dan mempertahankan Lumbung Padi Nasional.”

Sambutan Ketua Upsus Prov. Jabar Sdri. Ir. BANUN HARPIN
“Saya mengikuti Upsus pertanian di Karawang, karena dimanjakan oleh melimpahnya air dibandingkan dengan wilayah lainnya.
Dan betul apa yg disampaikan Aster bahwa negara didunia akan mengalami krisis ketahanan pangan, dan alhamdulillah di Indonesia sdh bisa swasembada pangan dan terbukti bisa Ekspor ke luar negeri. Pemerintah memikirkan stategis pertanian, bekerjasama dengan TNI.
Menurut BMKG curah hujan kita berhenti pada bulan Juni, kita tdk bisa berleha leha kita harus bergerak melaksanakan percepatan tanam, kita harus terus menerus, tetap semangat mengawal, bersama penyuluh menjaga ketahanan pangan di Indonesia. Ini merupakan gerakan tanam serempak di seluruh wilayah, tidak hanya di Karawang. Negara harus mempunyai cadangan pangan, apabila para petani mempunyai padi agar di jual dan bisa diserap oleh Bulog, Kemetan RI telah bekerjasama dengab Bulog, dan akan membeli, membeli semua menyerap padi Petani.”

Dengan adanya pertanian, pemerintah berharap minat petani makin terdorong untuk meningkatkan keterampilan dan perbaikan manajemen usaha pertanian. Tujuan lain adalah mengurangi ketergantungan petani pada permodalan yang berasal dari pihak lain dan membantu menyediakan biaya/ongkos produksi atau modal usaha.

Setelah dilakukan sambutan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan tanya jawab. Selama kegiatan berlangsung situasi dalam keadaan aman, tertib dan Kondusif.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

POLRES KARAWANG 2021